Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang dapat memberikan keuntungan bagi inangnya, dengan kata lain ikan yang diberi probiotik akan lebih baik dalam fungsi fisiologisnya, dikarenakan ada mikroorganisme yang menguntungkan yang sengaja dihinggapkan kepada ikan tersebut. Dalam hal ini pengenalan ini sebaiknya baca dulu tentang mikroba di blog teman saya. Penerapan probiotik sangat penting untuk saat ini tujuanya untuk mengurangi penggunaan antibiotik dalam pencegahan atau penyembuhan penyakit. Hal ini tidak disadari oleh para petani ikan karena apabila penggunaan antibiotik yang berlebihan (melebihi dosis) akan menimbulkan resistensi pada bakteri pathogen sehingga bakteri pathogen tidak dapat diatasi oleh antibiotik.
Probiotik dalam akuakultur diterapkan dalam pakan dan campuran pada media airnya. Dalam pakan digunakan dengan cara pencampuran bahan pakan dengan probiotik. Dan campuran pada media air adalah dengan cara memasukan probiotiknya itu sendiri ke dalam air kolam/tambak. Mekanisme probiotik saat ini masih dalam tahap pengembangan oleh para peneliti-peneliti. Namun ada beberapa kemungkinan mengenai mekanisme aksi dari probiotik ini yaitu;
- Menekan populasi mikroba melalui kompetisi dengan memproduksi senyawa-senyawa antimikroba atau melalui kompetisi nutrisi dan tempat pelekatan di dinding intestinum.
- Merubah metabolisma mikrobial dengan meningkatkan atau menurunkan aktifitas enzim pengurai (selulase, protease, amilase, dll).
- Menstimulasi imunitas melalui peningkatan kadar antibody organisme akuatik atau aktivitas makrofag (Irianto, 2003).
Dan masih banyak mekanisme yang diuraikan oleh para peneliti, ada juga sebagai pengurai zat-zat organik pada air seperti penguraian senyawa toksik yang berada di perairan seperti NH3, NO2, NO3, mengurai bahan organik, menekan populasi alga biru-hijau (blue-green algae) , memproduksi vitamin yang bermanfaat bagi inang, menetralisir senyawa toksik yang ada dalam makanan serta perlindungan secara fisik inang dari patogen.
Apabila dalam kegiatan akuakultur seperti tambak udang atau ikan mengalami kejadian mati massal itu dikarenakan bakteri pathogen yang mudah menyebar dan menjangkiti organismenya. Oleh karena itu kajian mikrobiologi,khususnya probiotik harus diteliti lebih lanjut. Masa depan akuakultur semakin cerah apabila produk-produk probiotik mudah dijangkau dan diapliaksikan. Sehingga akan mengurangi penggunaan antibiotik.