Ikan memang dapat dijadikan media refreshing setelah melakukan berbagai macam kegiatan yang melelahkan. Salah satunya pelanggan saya, dia menyatakan bahwa kelelahan yang dia alami setelah bekerja akan hilang setelah ia memperhatikan kelincahan ikan hias yg mengisi akuariumnya atau saat-saat memberi makan ikan kesayanganya adalah hal yang menyenangkan apabila makanan tersebut dihabiskan oleh ikanya. Namun tidak jarang yang komplain ke saya ketika ikan yang dibelinya tiba-tiba mati setelah beberapa hari berada di akuariumnya. Hal tersebut bisa dihindari apabila kita mengerti mengenai cara memeliharanya.
Pertama, hal yang harus diperhatikan adalah parameter air. Intinya kita harus mengetahui mengenai siklus nitrogen, bagaimana ammonia dalam akuarium bisa diubah menjadi nitrat, agar ikan dapat hidup. Ini bisa dibaca di tulisan saya mengenai ‘“new tank syndrome”. Karena hal ini sangat vital bagi kelangsungan hidup si ikan di dalam akuarium.
Kedua, setelah akuarium di set up adalah pengisian ikan. Perlu diperhatikan,set up akuarium harus sesuai dengan karakteristik perilaku si ikan. Jangan simpan tanaman air dengan ikan koki, karena ikan koki sifatnya senang mengacak-acak. Jika ingin memelihara berbagai jenis ikan dalam satu akuarium, maka pilihlah ikan-ikan yang bersahabat. Ikan guppy bisa dicampur dengan molly,platy,zebra danio atau yg lainya asalkan bukan dari golongan siklid seperti lemon atau niasa. Karena golongan siklid biasanya hidup teritorial, mereka tidak senang apabila ada yang menempati kawasanya hasilnya ikan lain akan luka digigit oleh siklid. Tanyakan pada tukang ikan mengenai karakteristik si ikan, atau perhatkan saja beberapa saat sebelum membelinya.
Ketiga, saat pembelian ikan pilih yang sehat. Perhatikan saat ikan ditangkap apa bila mudah ditangkap dan terlihat lemah sebaiknya ganti dengan yang lain. Ikan sehat ialah ikan yg terlihat tegak sirip-siripnya, lincah gerakanya, dan tidak ada bintik putih di badanya. Setelah dibeli, proses memasukan ikan ke dalam akuarium yg telah ter-set up dengan baik adalah dengan cara mengapungkan plastik yang berisi ikan tersebut di akuarium selama beberapa menit, supaya suhu air dalam plastik sama dengan suhi air di akuarium. Setelah itu, lepas karet pengikat lalu tenggelamkan plastik tersebut biarkan si ikan keluar dengan sendirinya.
Keempat, biasanya ikan yang masih baru akan terlihat stress dan tidak mau makan. Jadi, jangan beri pakan dulu pada ikan yg masih baru. Tunggu 1-2 hari sampai ikan terlihat lahap memakanya. Jangan langsung memberi makan dengan kuantitas yang banyak secukupnya saja. Karena sisa pakan yang tidak dimakan akan berubah menjadi ammonia yang berbahaya bagi si ikan. Usahakan dalam pemberian pakan, pakan harus habis dimakan oleh ikan. Pemberian pakan yang intensif akan mempercepat pertumbuhan ikan.
Kelima, penyakit akan datang apabila kita tidak memperhatikan kualitas air dan pakan alami yang kita berikan. Parasit atau bakteri bisa timbul dari air yang tidak bersih dan pakan alami yang juga tidak bersih. Pencegahanya ialah dengan cara intensif menguras air akuarium,penggantian kapas filter,dan membersihkan pakan alami dari penyakit. Atau bisa juga dengan cara menggunakan obat-obat khusus penyakit ikan yang ada di pasaran. Gunakan sesuai penyakit yang diderita dan dosis yang sudah ditentukan.
Dengan cara-cara tersebut diatas diharapkan akan membuat anda merasa mudah memelihara ikan di akuarium.
aku senang mbaca tips ny,tapi dalam pelaksanaannya msh ada kendala. aku punya masalsh dengan ikan Patin dan Gurame yang aku pindah ke kolam semen, udah beberapa hari gak mau makan,padahal air kolam udah beberapa kali aku ganti,sampai akhirnya ikan patin nya ada yang mati,bisa kasi solusi gak mengapa hal ini terjadi dan jalan keluarnya gimana, terima kasih,,,,adi,,,,
aq baru aj beli guppy, eh besok nya dah mati…knp y…????
Informasi mengenai kolam semen dan cara peminahan kedua jenis ikan yang saudara ceritakan kurang jelas sehingga sulit untuk menjawab mengapa ikan patin dan gurame tidak mau makan. Informasi yang lebih jelas akan memudahkan mencari penyebab mengapa ikan tidak mau makan. Bila kolam semennya baru, maka kemungkinan terjadi new tank syndrom. Kemungkinan lain, pakan yang diberikan tidak sesuai dengan kesukaan ikan. Kepadatan ikan juga akan mempengaruhi kecukupan makanan, sehingga berpengaruh terhadap kelangsungan hidup. Demikian yang saya dapat sumbangkan, semoga ikannya nau makan.
wah…tips yang memebantu. tanaman hias itu penting ga sih buat ikan? kalo ada tnmnnya, apakah akuarium harus di taruh di sinar matahari langsung? tanaman aquarium yang ada d rumah saya slalu cepat rontok dan mati, knpa yaa? aquarium saya tidak terkena sinar langsung dan terdapat ikan mas koki didalamnya. mohon bantuannya, trimakasiiih.
ikan mas koki itu gaya makanya suak ngaduk-ngaduk dasar perairan,jadi kemungkinan tanaman airnya keganggu sama ikan mas kokinya mas…bisa diganti sama ikan-ikan kecil seperti tetra,neon tetra, manvis..
kalau untuk tanaman butuh co2 dan cahaya matahari yang cukup untuk kegiatan fotosintesisnya sehingga di akuariumnya kita perlu memasang tabung co2 untuk menyuplai co2 ke akuarium mas dan daya lampu sebesar setengah dari volume akuarium mas untuk mengganti cahaya mataharinya..