November 12, 2009 oleh radit
Bencana alam sudah sangat melekat di benak masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, sejak musibah tsunami di aceh sampai gempa bumi terakhir ini di Padang, Smuatra Barat. tapi apa yang didapat dari semua ini. Hilangnya harta benda, nyawa, sanak saudara semua adalah sebuah kerugian. Apa tanggapan dari orang yang tidak terkena musibah, mereka ramai-ramai mengumpulkan dana untuk disumbangkan. Tapi apakah itu semua cukup untuk mengganti kerugian yang ada. Sampai saat ini korban bencana alam tidak pernah puas atas bantuan yang dating. Peran pemerintah yang kurang tanggap bencana yang selalu disorot atas semua masalah ini. Lalu bagaimana seharusnya untuk meringankan beban-beban yang dialami mereka para korban bencana alam.
Indonesia memang daerah rawan bencana, negara kepulauan ini ‘beruntung’ berada di perbatasan tiga lempeng utama, yaitu lempeng Pasifik (termasuk Australia), lempeng India (termasuk Samudra Hindia) dan lempeng Asia. Hal ini yang memicu bencana-bencana seperti gempa,letusan gunung berapi atau tsunami. Hal ini seharusnya dapat dijadikan dasar bagi pemerintah untuk memiliki kemampuan tanggap bencana semacam “early warning” sehingga korban dapat diminimalisir. Memang musibah itu adalah hanya atas kehendak yang maha kuasa. Namun alangkah lebih baiknya agar pemerintah memiliki program-program khusus dalam menanggapi bencana alam, sehingga korban bencana alam dapat pertolongan yang layak dan dapat meminimalisir dampak-dampak negatif setelah bencana terjadi.
Mahasiswa sebagai pemuda yang merupakan tonggak dari sebuah negara harus lebih cepat tanggap dalam menanggapi bencana alam yag terjadi. Jangan hanya diam di pinggir jalan dan meminta sumbangan saja. Atau bahkan cuek-cuek saja dengan apa yang dialami oleh korban bencana alam. Seharusnya ini tidak terjadi. Semangat cinta tanah air, nasionalisme lah yang harus diciptakan dari diri mahasiswa masing-masing. Sehingga mereka dapat merasakan apa yang dirasakan oleh korban bencana alam ini.
Jiwa nasionalisme sangat penting saat ini, semangat sumpah pemuda yang harus diresapi dalam-dalam oleh para mahasiswa, dari sinilah jiwa nasionalisme akan bangkit. Kemudian akan muncul tindakan-tindakan yang dapat menolong para korban bencana alam. Apabila para korban bencana alam melihat sikap para pemuda yang seperti ini, maka hati mereka pun akan merasa senang karena perhatian pemuda-pemuda Indonesia yang cepat tanggap ini. Ditambah dana-dana yang sudah terkumpul sebelumnya setidaknya dapat meringankan beban-beban mereka.